Ceritanya di rumah anak-anak lagi sering berantem nih. Maklum, si kakak sudah kelas 2 SD sudah mulai punya dunia sendiri. Sedang si tengah lagi jail-jailnya dan si bungsu lagi banyak pingin tahunya. Belum lagi kadang sering muncul sifat malas dan berontak. Biasa lah anak-anak.

Karena sekarang saya bekerja, yang paling sering komplen ya Eyang putri nya. Yang susah dikasih tahu, yang ga mau dengerin dan ada-ada lagi lah pokoknya😀

Nah, akhirnya ada kesepakatan baru lagi nih buat mereka terkait dengan beberapa kejadian terakhir yang sudah seperti huru hara kalau menurut eyangnya. Maklum, saya juga tidak mau anak-anak atau eyangnya harus dikalahkan salah satunya. Yang satu masih anak-anak, yang satu sudah sepuh. Ga boleh milih, harus adil.

Ngelantur kan?

Oke, Dan kesepakatan baru yang kami setujui berempat adalah harus ada ketua yang tanggung jawab. Dengan nama lain, menjadi kapten di rumah!

Kapten? Iya kapten.

Kapten-kapten cantik😀

Layla menjadi kapten mandi. Karena ia yang paling malas kalau di suruh mandi

Caca menjadi kapten gosok gigi, karena ia yang paling rajin gosok gigi

Mio menjadi kapten makan, karena ia yang paling doyan segala makanan

Dan bunda? Kapten tidur doong. Karena kalau waktunya tidur, cuma bunda yang boleh galak, hahahaha!

Hasilnya lumayan berhasil. Tapi memang harus konsisten dan terus diingatkan. Karena lengah sedikit, kendor sedikit bakal jadi peluang mereka untuk negosiasi. Tahu kan anak-anak, kalau negosiasi senjata ampuhnya itu lho pakai mata memelas atau setengah merajuk sambil peluk-peluk suka bikin nggak tega. Eeeits!, nggak boleh lemah, kan tujuan kita baik bukan jadi ibu yang otoriter hehe .

Ya udah sekarang,

Ayoo Tidurrr !!