belum seharian kita berpisah

rindu ini sudah menggigit-gigit kewarasanku

kamu candu, kataku

 

belum juga matahari bosan memandangi bumi dengan angkuhnya

rindu ini sudah menampar bilik jantung

kamu candu, ucapku

 

saat melangkah, melayang bahkan menghirup lautan udara

rindu ini menyesak memenuhi paru-paru

hingga tak sanggup aku bernafas

kamu candu

 

kamu membuat aku mati rasa

dalam ketegaran yang punah pelahan

berganti dengan kelemahan seekor kupu-kupu

kamu candu

membuatku selalu ingin menghirup dan menghisap ragamu

kamu candu, aku tahu