Khalwat (makani) artinya berdua di satu tempat dimana tidak ada orang lain. Dalam hal ini, mobil dinilai sama dengan tempat, walaupun si pria (atau wanita) sedang mengemudikan mobil. Ini kebanyakan tidak disadari, padahal juga termasuk menghadapi larangan:

“Janganlah salah seorang lelaki diantara kamu berkhalwat dengan perempuan kecuali dengan mahramnya.” (HR Bukhari – Muslim)

Syaikh Sholeh Alu Syaikh berkata:

والخلوة المحرمة هي ما كانت مع إغلاق لدار أو حجرة أو سيارة ونحو ذلك أو مع استتار عن الأعين، فهذه خلوة محرمة وكذا ضبطها الفقهاء

“Dan khalwat yang diharamkan adalah jika disertai dengan menutup (mengunci) rumah atau kamar atau mobil atau yang semisalnya atau tertutup dari pandangan manusia (khalayak). Inilah khalwat yang terlarang, dan demikianlah para ahli fikh mendefinisikannya.”

Jadi khalwat yang diharamkan ada dua bentuk sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Sholeh Alu Syaikh. Dan bukanlah merupakan kelaziman bahwa ruangan yang tertutup melazimkan juga tertutupnya dari pandangan khalayak.

Ingat pula, Niat baik tidak bisa membenarkan perbuatan yang caranya salah.

Semoga kita bisa menghindari khalwat dan godaan syaitan lainnya.