Satu ketika saya pernah mendapati bayi saya zaza warna fesesnya tidak seperti biasa. Sejak ia lahir saya tidak pernah mengalami masalah dengan fesesnya. Demikian juga dengan kedua kakaknya. Setiap saat ada tahapan yang saya dan suami dapati dan itu sama dengan fase yang dilewati setiap anak berdasarkan buku-buku, artikel yang saya baca atau pengalaman senior-senior saya. Jadi, saat ada satu perbedaan langsung saja gugling n browsing.

Bayi baru lahir umumnya sudah bisa buang air besar dalam waktu 24 jam setelah persalinan. Feses di hari pertama dan kedua disebut mekonium. Mekonium adalah kotoran atau feses berwarna hitam kehijau-hijauan yg pertama kali keluar dari dubur bayi yg baru lahir . Saya mengenalnya dengan istilah tahi gagak ( awalnya saat ibu saya cerita saya sempat penasaran kenapa juga diberi nama tahi gagak). Saat itu bingung takut juga kawatir kalau itu penyakit. Tapi setelah bertanya pada suster geli sendiri. Satu kehormatan rasanya bisa mengalami dengan melihat sekaligus juga membereskan kekacauan alami ini.

Kembali dengan feses zaza. Saya mendapati warnanya hijau padahal biasanya didominasi warna kuning emas karena dia masih full ASI.tapi setelah membaca artikel yang memuat tentang mengenali warna dan bentuk feses bayi, saya bisa mengambil kesimpulan ada kesalahan dalam proses menyusui saya beberapa hari belakangan.

Feses berwarna hijau sebenarnya masih masuk kategori normal. Tapi ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut, karena menyangkut cara pemberian ASI kita yang kurang tepat. Warna hijau ini disebabkan saat bayi menyusu ia hanya meminum foremilk saja sedang hindmilknya tidak. Foremilk? Hindmilk?

Foremilk, ini merupakan ASI yang diminum pada setiap awal bayi tengah menyusu dan biasanya saat payudara ibu masih membengkak. Foremilk kaya akan laktosa, juga vitamin dan protein yang larut dalam air.

Hindmilk, ASI yang diminum bayi setelah foremilk habis, biasanya saat ASI sudah hampir habis dan ditandai dengan payudara yang sudah kembali normal, tidak kencang atau bengkak. Hindmilk sangat kaya akan lemak itu sebabnya baik untuk menambah berat badan bayi, juga perkembangan otak . Kandungan lemak pada hindmilk itu yang menyebabkan warna feses menjadi kuning. Pada kasus zaza, bberapa hari terakhir ia lebih banyak meminum foremilk sehingga fesesnya menjadi hijau. Sering juga akan terbentuk gas yang banyak sehingga zaza merasa tidak nyaman, rewel yang menjadi sering minta digendong ( semenjak bisa berjalan , zaza sudah jarang minta gendong) ternyata ini juga ada kaitannya. Ini menjadi salah satu penyebab kolik.

Saya jadi ingat, dulu pernah orang-orang tua di sekitar saya menyarankan begini : Nduk kalau nanti menyusui ganti-ganti ya (payudaranya) jangan kanan atau kiri terus karena bisa menyebabkan besar sebelah kalau tidak imbang.

Hehe.. ternyata ada juga ya manajemen menyusui. Trik supaya imbang. Boleh dituruti tetap bergantian tapi tetap tidak melupakan prinsip awalnya. Toh, bayi tidak menjadi rugi malah mendapat suplai ASI banyak. Sekarang bukan maksud hati tidak mendengarkan orang tua tapi saya menomorsatukan prinsip ini : susui bayi dengan salah satu payudara sampai ASI di situ habis, baru pindah ke payudara berikutnya.

So, selamat menyusui !!!

Artikel terkait