Setiap kali anak saya memasuki usia 2 tahun kami mempersiapkan mereka untuk belajar tidak mengenakan diaper. Biasanya prosesnya bertahap.

tahap 1: Sejak bangun pagi dan sehabis mandi tidak ada diaper kecuali saat hendak tidur dan saat sore hari hingga malam tetap mengenakan diaper

tahap 2 : diaper hanya dikenakan saat menjelang tidur ( supaya tidurnya tenang, lama dan tidak terganggu)

tahap 3 : sama sekali tanpa diaper.

Ternyata penerapannya pada 2 anak saya dampaknya berbeda.

Untuk Layla :

ia sering lupa kalau ia TIDAK MENGENAKAN diaper. sehingga terjadilah banjir pipis di lantai. ( Biasanya langsung tahap selanjutnya adalah mengepel lantai 2 kali ( air biasa dan karbol) dan mencuci celana yng terkena pipis) begitu terus sampai ia terbiasa dan tidak pernah lupa lagi.

Untuk Caca :

Ia sering lupa kalau ia MENGENAKAN diaper. Dan ini selalu terjadi di malam hari. Jadi mau jam berapapun kalau ia merasa hendak pipis ya tetap harus ke kamar mandi. Akibatnya ya saya harus jadi ibu siaga ( untungnya caca akan bangunkan saya kalau saya tertidur). Awalnya, saya pernah membujuk pelan-pelan untuk pipis di diapernya tapi ia tetap kekeuh dengan pendiriannya. so, saya fikir ini sebetulnya hal bagus dan daripada caca sakit karena menahannya ya sudah kamar mandilah penyelesaiannya. Dan, setelah pipis caca akan tersenyum lega kemudian langsung pulas tidur.

Dan pernah saya terjaga hingga jam 4 pagi karena salah saya juga. Saya baru saja hendak tidur jam 2.30 dan caca terbangun saat itu karena mau pipis. So, aksi bujuk membujuk gagal ya akhirnya tetap ke kamar mandi. GOSH!!

Bagi caca, menjalani proses ini adalah salah satu tahap ia bertambah besar dan pintar. Jadi, sama sekali tak sulit melepasnya dari diaper.

Ternyata semua tidak sesulit yang saya bayangkan. Menghadapi Caca, terasa lebih mudah bagi saya dibandingkan kakaknya. Ya, banyak hal-hal yang ia pelajari dari layla. belajar tidak melakukan kesalahan yang sama, belajar untuk mendapatkan pujian, belajar menyenangkan hati ayah bundanya dan masih banyak hal lainnya.

Nah! sekarang caca sudah tidak sabar mau sekolah seperti kakaknya !