Seandainya saja lisan kita terjaga
mungkin dunia akan lebih aman
mungkin tak akan ada pertengkaran
mungkin tidak ada kekeliruan ataupun perbedaan persepsi

lisan kotor datang dari hati yang kotor
sangat disayangkan bila kita masih menemukan hal smacam ini menimpa kerabat kita
karena emosikah hingga akal sehat kita terpinggirkan?
atau karena alasan tak mau diremehkan atau justru ingin meremehkan
maka kita lupa dampaknya.
Bukankah justru kita yang tak bisa menjaga lisan ini yang akan dianggap tidak dewasa?

susah payah kita berusaha membangun citra seseorang menjadi buruk,
tapi manakala orang tersebut tak goyah apalagi terganggu justru ini akan menjadi bumerang bagi kita.

Barangkali benar kata sebuah iklan, mulutmu harimaumu.
Jadi semakin keras kita mengaum akan semakin membuat orang menyadari betapa
harus menjaga kewaspadaan berada di dekat kita.

Jadi, mengapa kita bertindak di luar akal sehat?
Menjaga setiap ucapan atau tindakan kita tidaklah mudah. buat saya sangat tidak mudah.
tapi kalau melihat apa yang bisa dipertaruhkan di dalamnya, saya tidak akan berfikir dua kali untuk menjalankannya

Semoga kita mampu menjaga lisan-lisan kita, agar tak menyakiti orang-orang yang ada di sekitar kita.
Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat menjaga lisan-lisan ini agar tidak melukai saudara kita sendiri.