Sudah waktunya caca disapih, karena dalam hitungan minggu adek bayinya akan lahir. Atas saran banyak orang sih sebaiknya dimulai saat bulan ketujuh tapi saya juga suami masih yakin tidak akan terlalu sulit melakukannya bila kami bekerja sama dan mau ‘tega’ untuk membiasakan caca tidak lagi menyusu ASI.

Dulu untuk menyapih mbak Lala cukup memakan waktu 2 hari. Alhamdulillah mbak Lala tidak menyulitkan dan peran terbesar suksesnya proses penyapihan itu datang dari ayahnya. Demikian juga saat ini, caca termasuk tidak mudah bila dibandingkan dengan kakaknya. Saya coba dengan mengoleskan kencur awalnya, ternyata tidak mempan. Kemudian saya coba dengan kunyit, ehh caca tetap doyan walahh. Dan akhirnya dari ibu saya coba resep terakhir dengan Gambir ( itu tuh yang suka digunakan orang tua jaman dulu untuk nyirih).

Bau gambir ini memang khas sekali buat saya. Mengingatkan kembali kepada nenek saya, nenek buyut dan orang-orang tua di lingkaran keluarga yang masih tinggal di jawa sana.

Setelah berburu gambir di pasar tradisional, malam itu saya sengaja oles gambir yang sudah diseduh dengan sedikit air hangat. Tapi, heran sungguh heran caca tetap doyan. Waduuuh gimana niih!!

Saya berembuk dengan suami, dan tentu saja kembali dengan kebaikan dan kerelaan hati ayah yang akhirnya mengambil alih tugas saya untuk menidurkan caca. Setiap kali caca menangis memanggil-manggil dan meminta untuk menyusu, segera ayah memeluk atau bahkan menggendongnya dan meninabobokkan caca dengan bermacam-macam lagu hingga akhirnya putri bungsu kami itu terbuai dan tertidur lelap. Padahal, ayah sudah capek seharian ngantor tapi tidak pernah ada keluhan atau desahan nafas tanda lelah dan kesal keluar dari mulut ayah. Subhanallah!

Ya Allah ,

terima kasih sudah kau kirimkan pada hamba seorang suami yang sangat mengerti dan sangat baik.

Seorang ayah yang sangat dicintai anak-anaknya.

Seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab dan mencintai keluarganya.

Limpahkanlah ia kasih sayang dan rahmat-Mu yang tak terhingga sehingga tak ada halangan dan kendala baginya menjalankan setiap tugas-tugasnya.

Amiin.. Amin ya Robbil Alaminn