Ayahh…Ciummm !

Mio Cium Ayahh!Mio punya kebiasaan manis setiap kali habis mandi.

Selesai mandi, dibungkus handuk, ke kamar dan cium ayaahhh!!

Itu ritual yang harus dilakukan dan sudah hampir dipastikan setiap kali ada ayah, tidak boleh ketinggalan ciuman ini.

Bahkan kebiasaan ini dibawanya juga saat kami menginap dirumah Mama. Mama adalah kakak nomor dua dari Valent Mustamin. Saat Mio selesai mandi di lantai 3, ia langsung berpakaian tanpa protes dan turun terburu-buru ke lantai 2. Disana ayahnya sedang duduk sambil menonton televisi. Daan segera Mio berlari memeluk ayahnya sambil teriak..’Ayahh,ciuummm ‘.  Dan sudah bisa dipastikan sambutan si ayah jauh lebih meriah lagi hihihi..

Eh coba deh tanya, kenapa sih Mio suka cium2 ? jawabannya adalah : Mio Sayang Bunda sama Ayah…

Hohoho…. so sweet.

Ini Hidupku

Ketika mata pisau begitu menggoda

Dan mata gunting berbisik mesra

Saat jarak dengan nadi tak lagi se depa

Tapi ada Tuhan!

Aku ingat Tuhan

Aku masih punya Tuhan

Tidaklah sekali terlintas pikiran bodoh

Memutus hubungan dengan manusia

Mengakhiri hidup yang terlanjur blangsak

Aku punya hak atas hidupku

Ini hidupku dan bukan hidupmu

 

 

Rindu Candu

belum seharian kita berpisah

rindu ini sudah menggigit-gigit kewarasanku

kamu candu, kataku

 

belum juga matahari bosan memandangi bumi dengan angkuhnya

rindu ini sudah menampar bilik jantung

kamu candu, ucapku

 

saat melangkah, melayang bahkan menghirup lautan udara

rindu ini menyesak memenuhi paru-paru

hingga tak sanggup aku bernafas

kamu candu

 

kamu membuat aku mati rasa

dalam ketegaran yang punah pelahan

berganti dengan kelemahan seekor kupu-kupu

kamu candu

membuatku selalu ingin menghirup dan menghisap ragamu

kamu candu, aku tahu

 

Everything Will Never Be The Same Again

Deru kepak sayap para laron

mengalahkan deru knalpot motor

mereka lapar

mereka perlu hingar bingar

mengerumuni bangkai benda tak berwujud atas nama kenyataan hidup

yah, everything will never be the same again

sejak sekarang

sejak kepala dan hati harus melebur

saling berkompromi meski pada akhirnya hati harus berdarah.

cuma sayap laron lepas yang tersisa

dan tangis, mengutuk hari ia dilahirkan ke bumi.